|
Ampuhnya spirulina atasi penyakit |
Pekerjaan Liana Wati sehari-hari mengunjungi dan menghibur para pasien
di sebuah panti. Namun, pada penghujung 2000, jangankan menghibur
mereka, menghibur diri sendiri pun tak mampu. Ia mengurung diri di
kamar sejak dokter mendiagnosis ia mengidap hepatitis C. Penyakit maut
itu ketahuan bercokol di hatinya ketika ia mengecek kondisi kesehatan
untuk memperoleh polis asuransi. Ibu 2 putri itu pun menolak dijenguk
lantaran ia enggan mendengar lagi ucapan: hepatitis C tak dapat
disembuhkan.
Liana Wati ingin mengelak dari diagnosis itu. Sayang, ketika mengecek
ke laboratorium lain, hasilnya sama: hepatitis C. Sepekan setelah
diagnosis itu, perempuan kelahiran Padang 18 Maret 1935 itu ambruk. Ia
tak bertenaga seolah tubuh tanpa tulang-belulang. Seluruh aktivitas
dilangsungkan di atas pembaringan. Seorang dokter dan 3 sinse menangani
kesehatannya.
|
|
Selengkapnya...
|